Sepatu
Tulus. Ikhlas. Menurut kalian bagaimana cara mengukur ketulusan atau keikhlasan hati? Terkadang aku berpikir, ketika aku melakukan sesuatu, apakah aku sudah benar-benar tulus. Atau ketika aku merelakan sesuatu apakah aku juga sudah benar-benar tulus. Ttiga minggu sebelum Ramadhan, aku menghabiskan beberapa waktu di kediaman nenek dan kakekku di Ngawi. Beliau berdua tinggal di daerah yang menurutku bisa dibilang pedalaman dan cukup susah diakses. Di sana aku bertemu dengan seorang bisu yang bernama Mbak Saliyem. Rumah beliau kecil dan sederhana, cukup dekat dengan pasar, aku yang setiap pagi bertugas belanja ke pasar, seringkali disapanya dengan suara parau dan terbata-bata, dan terkadang aku sulit memahaminya, yang aku tahu hanya beliau menyapaku, itu saja. Bahkan pernah ketika aku dikejar anjing nakal kepunyaan tetangga beliau, Mbak Saliyem menolongku dengan melempar anjing itu dengan batu untuk mengusirnya. Aku sungguh berterimakasih kepada beliau. Aku adalah perempuan norma...