Pertunjukan Bayang-bayang
Dahulu, ketika aku masih di Solo, aku suka sekali menonton pertunjukan apapun yang diadakan di Kampus ISI. Hal ini kulakukan karena di tengah-tengah keseharian yang dipenuhi pemikiran-pemikiran idealis dan rasionalis rasa-rasanya seni pertunjukan dapat menjadi salah satu pilihan guna menyelaraskan antara pemikiran rasional dan olah rasa kebatinan. Selain itu aku memang menyukai pertunjukan-pertunjukan budaya sih, dan juga kosku cukup dekat dengan Kampus ISI, sehingga bagi mahasiswa yang suka berolah-raga sepertiku: jalan kaki terutama (karena sebenarnya aku gak ada motor untuk pergi jauh-jauh), sekedar mencari hiburan malam (jangan negative thinking ya!) di Solo tidaklah sulit. Kala itu adalah peringatan Hari Wayang sedunia. Seperti biasa Kampus ISI sangat ramai pengunjung. Ada beberapa titik pertunjukan kala itu, di Pendopo Besar, Teater Besar, Teater Kecil, dan di depan Rektorat ISI. Di Pendopo Besar ada pagelaran wayang dengan dhalang-dhalang kondang, diantaranya (Alm) Ki En...